Showing posts with label Budaya. Show all posts
Showing posts with label Budaya. Show all posts

Syawalan, Momentum Tepat Menelisik Garis Nasab

Syawalan, Momentum Tepat Menelisik Garis Nasab


Hikmah Syawalan
Syawalan, Halal Bihalal, atau apa pun istilahnya, adalah tradisi khas Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai kebaikan. Selama tidak bertabur kemaksiatan dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam, tradisi syawalan atau halal bihalal layak dilestarikan.

Puisi Islam Nusantara


Aku adalah penduduk Indonesia, beragama Islam

Aku bangga dengan Islam Nusantara

Beragama Islam tanpa menghilangkan budaya nusantara

Aku bangga dengan keragaman agama, suku, etnis dan budaya di Indonesia

Dimana kita bisa saling mengenal, menghormati, menghargai satu sama lainnya

Aku sangat menyayangkan jika ada yang tidak memahami tata cara menjadi manusia seutuhnya

Aku sangat menyayangkan jika ada yang tidak tahu cara menerima perbedaan yang diciptakan oleh Tuhan

Aku sangat heran dengan sekolompok yang notabene hidup di Nusantara, namun benci dengan budaya nusantara

Salam Damai NKRI Tercinta

Contoh Islam NUsantara

Islamnya shalat, tetap,
Nusantaranya ditambahi puji-pujian sebelum shalat, sambil nunggu yang masih pulang dari sawah. Biar pada denger dikasih tau pake bedug dan kentongan! 😀

Tradisi, Budaya dan NU




1.      Pengertian Tradisi, Budaya, dan NU

a.      Tradisi
         Tradisi (Bahasa Latin: tradition, “diteruskan”) atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasannya dari suatu Negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun (sering kali) lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah.[1]
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Tradisi adalah adat kebiasaan turun temurun yang masih dijalankan dimasyarakat dengan anggapan tersebut bahwa cara-cara yang ada merupakan yang paling baik dan benar.[2]
Menurut Hasan Hanafi (2004:5), tradisi adalah pertama, sesuatu yang ditransferensikan kepada kita dan menjadi  ke pahaman kepada kita dan mengarahkan perilaku kehidupan kita. suatu tradisi tertentu ditransformasikan menuju tradisi yang dinamis, menegakkan kesadaran historis, kesadaran eidetis, dan kesadaran praksis.[3]

Tradisi Sarungan



Masyarakat akhir-akhir ini banyak yang beranggapan bahwa yang memakai sarung hanya orang yang baru saja sunat (khitan). Tradisi di masyarakat ketika selesai sunat (khitan) biasa nya memakai sarung memudahkan pergerakan dan longgar angin bebas keluar masuk, karna itu sarung di pakai agar cepat sembuh dan kering bekas sunat (khitan).

Islam dan Tradisiku




Sejak kecil aku hidup di lingkungan yang sangat kental dengan tradisi-tradisi budaya bernuansa islami seperti tahlilan, manakiban,  maulidan dll.
Tradisi ini turun-temurun dari dahulu hingga sekarang. Namun,  akhir-akhir ini banyak yang ingin menghilangkan tradisi itu dengan berdalil tradisi tersebut tidak ada pada zaman Rosulullah saw atau yang biasa disebut dengan bid'ah.
Aku termenung dengan keadaan seperti ini, Sepertinya zaman sekarang cenderung berpikir sempit,  akal tak

Agama Perdamaian, “Deen Assalaam” yang Viral!



Tema lagu ini tentang Agama Perdamaian. Syair bahasa arabnya kurang lebih berisi ajakan kepada seluruh ummat Islam untuk menerapkan prinsip hidup yang toleran. Mengajak ummat Islam untuk selalu saling menghormati dan menunjukkan bahwa Islam adalah agama perdamaian.